MI NU Gresik simulasikan Pilkada

Category : Berita, Publikasi
MI NU Gresik simulasikan Pilkadaby adminon.MI NU Gresik simulasikan PilkadaGRESIK (BM)- Sebanyak 250 siswi kelas IV, V dan VI, mengikuti simulasi Pemilihan Kepala Madrasah (Sekolah baru).Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdlatul Ulama (NU) Trate Putri Kabupaten Gresik mengajarkan anak didiknya cara menyalurkan hak suara pada pesta demokrasi Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah), Pileg (Pemilihan Legislatif) hingga Pilpres (Pemilihan Presiden),akhir pekan lalu. Kegiatan tersebut digelar mirip aslinya, mulai […]

ilustrasi

GRESIK (BM)- Sebanyak 250 siswi kelas IV, V dan VI, mengikuti simulasi Pemilihan Kepala Madrasah (Sekolah baru).Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdlatul Ulama (NU) Trate Putri Kabupaten Gresik mengajarkan anak didiknya cara menyalurkan hak suara pada pesta demokrasi Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah), Pileg (Pemilihan Legislatif) hingga Pilpres (Pemilihan Presiden),akhir pekan lalu.

Kegiatan tersebut digelar mirip aslinya, mulai dari tahapan pencalonan, kampanye, pemilihan, penghitungan suara, pengawasan, dan lain sebagainya sesuai dengan tahapan dalam Pilkada yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Putri Sayyidatina Fatimah Az Zahro (11), siswi MINU Trate mengaku senang dengan adanya pendidikan tersebut.

“Seneng banget. Karena sebelumnya hanya tahu dari orang-orang dan lihat di televisi. Kini bisa jadi tahu, dan malahan praktek langsung,” ujarnya.

Hal serupa dikatakan Intan Syifa Humaira (11) yang kini duduk di bangku kelas VI. Dia menyatakan, acara pemilihan ini cukup membantu dirinya dalam pengetahuan politik, yang selama ini belum begitu dipahami.

“Dalam acara ini, saya kini menjadi tahu bagaimana proses pemilihan. Jadi kalau nanti sudah dinyatakan sudah cukup umur dan mempunyai hak pilih, saya tidak akan bingung lagi saat berpartisipasi mengikuti Pilkada,” tuturnya.

Kepala Sekolah MINU Trate Gresik, Purwanto menyatakan, kegiatan seperti itu sangat tepat dilakukan, mengingat saat ini sedang hangat-hangatnya Pilkada di beberapa daerah.

“Kami mempunyai inisiatif untuk membuat acara ini. Dengan tujuan, pembelajaran politik bagi anak sejak usia dini. Namun formatnya bukan Pilkada, melainkan Pemilihan Kepala Sekolah yang dibuat mirip dengan Pilkada,” katanya.

Kebetulan ada momentum kali ini, di lingkup Yayasan PP NU Trate juga sedang dilakukan proses Pemilihan Kepala Sekolah, baik di tingkatan MI, Madrasah Tsanawiyah (MTs), maupun SMK (Sekolah Menengah Kejuruan).

“Ini kami anggap tepat sasaran, karena selain proses belajar-mengajar secara konvensional juga ada yang namanya CTL (Contextual Teaching and Learning), yang menuntut pendekatan pembelajaran dengan menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara langsung,” jelasnya.

Sementara Ketua Yayasan PP NU Trate Gresik, M.E. Elvi Wahyudi menyatakan, mendukung penuh langkah yang dilakukan salah satu unit pendidikan yang ada di bawahnya, untuk mengenalkan pendidikan politik sejak anak usia dini.

“Kami sangat mendukung untuk praktek pesta demokrasi ini, yang memang ditujukan sejak usia dini. Ini sebuah terobosan baru di lingkup kami, dan kami akan terus mendukung penuh karena ada manfaat cukup besar di dalamnya,” katanya.

Diharapkan dengan adanya simulasi pencoblosan ini, lanjut Elvi Wahyudi, para siswa bisa belajar arti berdemokrasi, toleransi, menghargai setiap pilihan orang lain ‎serta tidak memaksakan pendapatnya kepada orang lain.

“‎Saya rasa penting bagi anak didik kami untuk menghargai masing-masing pilihan orang. Ini yang sedang kami tanamkan kepada mereka dengan harapan, agar mereka bisa belajar dan memahami arti demokrasi yang sebenarnya. Sebab, sistem politik di negara kita kan menganut sistem demokrasi Pancasila,” pungkasnya. (gbr/yog/dra)
sumber: http://www.beritametro.news/gresik/mi-nu-gelar-simulasi-pilkada

Related Posts

Comments are closed.